Diare

Bagikan artikel ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on linkedin

APA ITU DIARE?
Diare adalah keadaan ketika tinja yang dikeluarkan seseorang memiliki karakteristik yang cair dan dalam jumlah yang banyak. Pada umumnya seseorang yang menderita diare dapat mengeluarkan >200 g tinja cair per hari dengan frekuensi lebih dari lima kali per hari.

 

APA PERBEDAAN DIARE AKUT DAN DIARE KRONIS? APA PENTINGNYA?
Diare akut adalah diare yang berlangsung kurang dari dua minggu. Diare yang berlangsung lebih dari 1 bulan disebut diare kronis. Perbedaan karakteristik dari keluhan diare dan durasi diare dapat membantu dokter untuk mendiagnosis penyebab diare Anda.

 

APA SAJA HAL-HAL YANG MENYEBABKAN DIARE?
Penyebab diare yang paling sering adalah infeksi pada saluran pencernaan (>90% kasus), akan tetapi ada banyak penyebab lain yang dapat mengakibatkan diare misalnya;

Penggunaan obat, penyakit tumor tertentu, intoleransi terhadap suatu zat, gangguan pankreas, gangguan empedu, penyakit autoimun, keganasan, penyakit tiroid, pengaruh tindakan operasi tertentu, dan juga kelainan psikis.

 

APAKAH DIARE BERBAHAYA?
Seberapa berbahaya suatu diare ditentukan dari derajat keparahan gejala yang dikeluhkan pasien dan juga penyebab dari diare tersebut. Diare dengan gejala dehidrasi yang berat dapat mengancam nyawa sehingga memerlukan penanganan segera.

 

APA SAJA TANDA-TANDA DIARE DENGAN DEHIDRASI BERAT?

Dehindrasi berat ditandai dengan gejala sebagai berikut:

  • Rasa haus yang hebat.
  • Penurunan kesadaran/ pasien tampak kebingungan.
  • Jumlah urin saat BAK sangat sedikit walau minum air dengan jumlah cukup.
  • Mata terlihat berkantung (cekung ke dalam).
  • Napas cepat dan denyut jantung cepat.
  • Lemas sekali sampai kesulitan makan/ minum.

 

APA YANG PERLU DILAKUKAN JIKA MENDERITA DIARE?
Pasien perlu mengobservasi dan mencatat keluhan lain yang menyertai diare (jika ada), misalnya demam, nyeri perut, mual, muntah. Pasien juga perlu memperhatikan karakteristik dari diare seperti jumlah BAB per hari, warna tinja, adanya lendir atau darah, dan bau dari tinja. Pasien dianjurkan untuk tetap makan dan minum bergizi secara teratur, bisa dibantu dengan mengkonsumsi larutan oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan mencegah perburukan dehidrasi. Pasien boleh mengonsumsi obat diare yang dijual di apotek sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Pada umumnya, diare akut paling sering disebabkan oleh virus yang akan sembuh seiring dengan berjalannya waktu. Jika pasien mengalami perburukan gejala setelah pemberian obat atau tidak ada perbaikan gejala, maka pasien dianjurkan untuk berobat langsung ke dokter untuk mengevaluasi kemungkinan penyebab lain. Perhatikan jika pasien menemukan tanda-tanda bahaya lain, maka dianjurkan untuk segera berobat ke dokter.

 

KAPAN KITA PERLU KE DOKTER?
Seseorang yang menderita diare dianjurkan segera berobat langsung ke dokter jika mengalami diare kronis dan diare akut yang disertai dengan keluhan tanda bahaya:

  • Nyeri perut hebat.
  • BAB berdarah/ lendir.
  • Demam yang tidak kunjung turun dengan penggunaan obat.
  • Dehidrasi sedang menuju berat.
  • Diare yang tidak membaik dengan penggunaan obat

 

 

Referensi
Jameson JL, Fauci AS, Kasper DL, Hauser SL, Longo DL, Loscalzo J. Harrison’s principles of internal medicine. 20th ed. New York: McGraw Hill; 2018.

Sherwood L, Ward C. Human physiology from cells to systems. 4th ed. Canada : Nelson; 2019.

Feldman M, Friedman LS, Brandt LJ. Sleisenger and fordtran’s gastrointestinal and liver disease. 10th ed. Philadelphia : Elsevier; 2016.

Unduh Aplikasi Klinisia Sekarang

Soal kesehatan, jangan diremehkan.
Seremeh apapun keluhanmu, Klinisia ada untukmu!

Jl. Jaya Mandala IV No. 25e RT. 11/RW. 01, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan Jakarta 12870

© Klinisia – PT Kawan Sehat Indonesia 2023